Pertemuan Bahas Papua Merdeka Digelar Hari Ini di London
Selasa, 3 Mei 2016 12:16
BBC Indonesia
Seorang pendiri IPWP adalah pemimpin kelompok separatis Free West Papua, Benny Wenda.
TRIBUNJATENG.COM, LONDON - Pertemuan Parlemen
Internasional untuk Papua Barat atau International Parliamentarians for
West Papua (IPWP) akan digelar di London, Inggris, pada Selasa
(3/5/2016).
Rapat yang mendukung kemerdekaan Papua itu rencananya akan dihadiri sejumlah pemimpin negara di Pasifik, termasuk Perdana Menteri Tonga, Akilisi Pohiva.
Menteri urusan tanah Vanuatu, Ralph Regenvanu, akan turut serta dalam pertemuan tersebut sebagai wakil negaranya.
Kepada Radio New Zealand, Regenvanu mengatakan pertemuan itu akan membahas iklim politik seputar Papua Barat yang telah berubah secara signifikan selama setahun terakhir.
Tatap muka yang juga dihadiri pemimpin kelompok separatis Free West Papua, Benny Wenda, itu akan pula mendiskusikan strategi dalam mengupayakan referendum kemerdekaan Papua Barat pada 2020.
IPWP didirikan oleh aktivis Papua Merdeka dan beberapa anggota parlemen dari Vanuatu, Inggris dan Papua Nugini pada 2008.
Kelompok ini terinspirasi oleh keberhasilan Parlemen Internasional untuk Timor Timur. Satu di antara pendirinya adalah Benny Wenda dari Wamena, Papua yang menetap di Inggris sejak 2002.
(Keuangan Menipis, Sambil Menenteng Senapan Serbu AK-47 Anggota ISIS Jualan Ayam dan Telur)
Dalam laman internet IPWP, organiasi itu mengklaim terdapat 95 anggota parlemen dari berbagai negara yang mendukung kemerdekaan Papua, termasuk dari Inggris, Australia, Belanda, Papua Nugini, dan Vanuatu. (BBC Indonesia)
Rapat yang mendukung kemerdekaan Papua itu rencananya akan dihadiri sejumlah pemimpin negara di Pasifik, termasuk Perdana Menteri Tonga, Akilisi Pohiva.
Menteri urusan tanah Vanuatu, Ralph Regenvanu, akan turut serta dalam pertemuan tersebut sebagai wakil negaranya.
Kepada Radio New Zealand, Regenvanu mengatakan pertemuan itu akan membahas iklim politik seputar Papua Barat yang telah berubah secara signifikan selama setahun terakhir.
Tatap muka yang juga dihadiri pemimpin kelompok separatis Free West Papua, Benny Wenda, itu akan pula mendiskusikan strategi dalam mengupayakan referendum kemerdekaan Papua Barat pada 2020.
IPWP didirikan oleh aktivis Papua Merdeka dan beberapa anggota parlemen dari Vanuatu, Inggris dan Papua Nugini pada 2008.
Kelompok ini terinspirasi oleh keberhasilan Parlemen Internasional untuk Timor Timur. Satu di antara pendirinya adalah Benny Wenda dari Wamena, Papua yang menetap di Inggris sejak 2002.
(Keuangan Menipis, Sambil Menenteng Senapan Serbu AK-47 Anggota ISIS Jualan Ayam dan Telur)
Dalam laman internet IPWP, organiasi itu mengklaim terdapat 95 anggota parlemen dari berbagai negara yang mendukung kemerdekaan Papua, termasuk dari Inggris, Australia, Belanda, Papua Nugini, dan Vanuatu. (BBC Indonesia)
Baca Juga
- Mayjen TNI Jaswandi Berangkatkan Prajurit Terlatih ke Perbatasan Papua
- Ini Dia Sosok Sadiq Khan Walikota Muslim Pertama Pimpin London
- Dukung Pernikahan Sesama Jenis dan Lawan Ekstrimisme. Inilah Sosok Muslim yang Pimpin London
- Ramos Horta: Lebih Baik Papua tetap Gabung Republik Indonesia
- Muslim London: Dulu Shalat di Basemen Kini Sudah Ada 1.850 Masjid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar