KNPB dan Rakyat Papua Gelar Ibadah Syukuran Sambut Pertemuan IPWP di London

Wakil ketua PNWP wilayah Anim HA,
Elieser Anggainggom mengatakan, sebuah langkah bersejarah untuk
kebebasan West papua diambil di London.
Pada pertemuan IPWP yang berlangsung di
gedung parlemen London, Inggris yakni mendesak agar ada pengawasan dan
intervensi internasioanl untuk Papua.
“Pertemuan itu dihadiri oleh perdana
menteri Tonga, Menteri luar negeri Vanuatu, Utusan Khusus Solomon Islad
untuk west Papua di MSG, Menteri pertahanan Vanuatu, gubernur Provinsi
Oro di PNG, Tuan Harries dari Pentregarth, Kerajaan Inggris, house of
lords Pememimpin oposisi Inggris, Juru bicara internatioanal ULMWP,
Sekjen ULMWP dan beberapa petinggi negara dan parlemen Inggris,” ungkap
Elieser.
Sementara itu, Agus Kossay, ketua I KNPB Pusat mengatakan, hari ini perjuangan papua sudah menjadi perjuangan internasional.
“Jadi orang papua jangan diam.
Perjuangan kami sudah menjadi perjuangan internasional. Perjuangan yang
bermartabat, perjuangan yang junjung tinggi nilai demokrasi
internasional,” kata Kossay.
Ia menambahkan, ada lima poin yang menjadi hasil deklarasi bersejarah dalam perjuangan Papua Barat yang digelar di Inggris.
“Kami umumkan di muka publik saat ini,
agar semua rakyat Papua tahu bahwa Papua merdeka bukan hanya milik KNPB,
bukan milik ULMWP, melainkan milik semua rakyat bangsa papua.
Perjuangan Papua jangan ditutup-tutupi lagi. Dan hasil deklarasi IPWP di
Ingirs menjadi bukti bahwa yang minta merdeka bukan segelintir orang
saja,” tegasnya.
Berikut hasil hasil pertemuan IPWP dan point-point yang dideklarasikan di London.
Westminter Declaration for Internasioanl Supervised Vote For West Papua:
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh
Perdana Menteri Tonga, Samuela ‘Akilisi Pohiva; Menteri Luar Negeri
Vanuatu, Bruno Leingkone; Utusan Khusus (Special Envoy) Solomon Islands
untuk West Papua di MSG, Rex Horoi; Menteri Pertanahan Vanuatu, Ralph
Regenvanu; Gubernur Provinsi Oro, PNG, Gary Jufa; Tuan Harries dari
Pentregarth, Kerajaan Inggris, house of lords, RT. Hon Jeremy Corbyn MP,
pemimpin oposisi Inggris yang juga pemimpin Partai Buruh di Inggris;
Benny Wenda, juru bicara internasional dari United Liberation Movement
for West Papua (ULWMP), Octovianus Mote, Sekjen ULMWP, dan beberapa
lainnya Parlemen Inggris telah menghasilkan sebuah deklarasi.
Dan berikut adalah bunyi dan isi deklarasinya.
Kami yang bertanda tangan di bawa ini, anggota Parlemen, yang tergabung dalam Anggota Parlemen Internasional Untuk Papua Barat:
- Menyatakan bahwa pelanggaran HAM yang sedang berlangsung di West Papua tidak bisa diterima.
- Peringatkan bahwa tanpa aksi internasional Orang West Papua sedang menuju pada resiko kepunahan.
- Menyatakan kembali hak orang asli West Papua untuk mendentukan nasibnya sendiri.
- Mendeklarasikan Aksi Pemilihan bebas (act of free choice) tahun 1969 sebagai tindakan kotor yang melanggar prinsip” act of free choice.
- Memanggil sebuah pengawasan internasional terhadap suara West Papua untuk menentukan nasib sendirisesuai dengan resolusi Majelis Umum PBB 1514 dan 1541 (XV).
Ibadah syukuran dihadiri oleh ribuan
rakyat Papua Barat yang terdiri dari rakyat sipil, GempaR, Mahasiswa,
pemuda dan pengurus KNPB serta PNWP dari seluruh tanah Papua.
Editor: Arnold Belau
HARUN RUMBARAR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar